Sekolah Al Jannah

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
SELURUH PIMPINAN, GURU DAN KARYAWAN SEKOLAH ALAM & SAINS AL-JANNAH ISLAMIC FULLDAY SCHOOL MENGUCAPKAN : SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN...

Resume Sain Terapan SMP

Biogas

 

Biogas adalah gas yang dihasilkan dari perombakan/penguraian bahan organic oleh bakteri. Penguraian ini terjadi diruang yang kedap udara atau tanpa udara, jadi prosesnya terjadi secara anaerobic.

Bahan organic yang bisa dijadikan biogas misalnya daun-daunan, kotoran hewan ternak (sapi, kambing, ayam) atau bahan organic mudah hancur. Gas yang banyak dihasilkan dari penguraian bahan organic adalah gas metan dan gas karbondioksida.  Tetapi gas yang hanya bisa dipakai sebagai sumber energi adalah gas metan (rumus kimianya CH4).

 

Gas metan ini bisa dimanfaatkan untuk memasak, menghasilkan listrik, menghidupkan lampu atau menghangatkan ruangan..

 

Biogas adalah sumber energi yang dapat diperbarui (renewable energy) karena sampah organic selalu ada dan tersedia setiap waktu. Beda dengan bahan bakar fosil seperti batu bara, gas elpiji dan minyak bumi ( bensin atau solar dll) yang suatu saat akan langka dan habis.

Banyak model atau desain untuk membuat biogas di internet. Alat biogas yang sudah di coba dan dibuat adalah :

Keterangan :

  1. Tangki pencerna/Biodigester yang terbuat dari plastik tebal. Disini dimasukan sampah organic yang mudah hancur. Sampah organic ini dibungkus rapat dan ditambahkan air supaya cepat hancur.
  2. Tangki pengumpul gas metan yang dihasilkan dari tangki pencerna. Proses penguraian sampah organic hingga menjadi gas sekitar 45-60 hari. Tangki pengumpul akan menggelembung bila gas sudah terbentuk.
  3. Kran pengatur keluarnya gas.
  4. Kompor biogas.
  5. Dari nomor 1 ke nomor 2 sampai no 4 dihubungkan dengan selang akuarium yang elastis, bening dan tebal.

Hidroponik

Hidroponik adalah cara menanam tanaman tanpa tanah. Jadi tempat menanamnya bisa dengan pasir, arang sekam, cocopeat (sabut kelapa tua), kerikil, zeolit.

Kita bisa mengetahui media hidroponik itu menyimpan airnya sedikit atau banyak dengan percobaan sederhana. Percobaannya sebagai berikut :

Keterangan :  gambar 2 wadah/tempat yang berisi media hidroponik misalnya Pasir

Gambar 1 adalah gelas penampung. Jalannya praktikum sbb : ukur air sebanyak 200 ml, lalu tuangkan ke atas media. Biarkan air keluar dari media selama 1 jam. Lalu catat air yang tert ampung di gelas penampung. Misalnya terdapat 150 ml. Berarti air yang tertahan di media sebanyak 50 ml ( dari 200 – 150 ml). Semakin banyak air yang tertampung, berari media hidroponik itu semakin cepat mengeluarkan air, sehingga dalam penyiraman media tersebut harus sering di siram.

Untuk menanam secara hidroponik, kita membutuhkan alat dan  bahan :

  1. green house /rumah kaca/rumah tanaman
  2. alat-alat pengairan yang terkendali/ sistem irigasi terkendali, tetapi bisa juga penyiraman dengan cara manual dengan gembor. Alat pengairan ini terdiri dari pompa air, tangki air, tangki air tempat pupuk, timer (pengatur waktu nyala hidup), dan selang/pipa air untuk mengalirkan pupuk.
  3. tempat tanaman, bisa polybag atau stirofoam atau pipa air yang kotak.

Seperti menanam pada tanah, kita harus memilih benih atau bibit yang baik. Benih yang baik ini akan menghasilkan tanaman dewasa yang bagus pula. Buahnya banyak atau besar-besar. Benih yang baik mempunyai ciri-ciri :

    1. bentuknya bagus, tidak keriput
    2. ukurannya besar, tidak kecil-kecil
    3. tenggelam dalam air, tenggelam dalam air abu dan paling bagus tenggelam dalam air gula

Komposter

Komposter adalah alat untuk membuat kompos

Kompos adalah pupuk organik yang berasal dari sisa makhluk hidup, seperti daun, bekas dapur, kotoran ternak.

Alat komposter yang sudah dibuat seperti dibawah ini :

Sisi-sisi drum harus dilubangi dengan bor 0,5 cm, supaya penguraian sampah organik/daun menjadi kompos berjalan baik. Pada pembuatan kompos ini membutuhkan banyak oksigen, sehingga prosesnya disebut aerobik. Daun-daunan harus dirajang atau dipotong-potong kecil sebelum dimasukkan ke dalam drum. Drum diputar sekali setiap hari, sambil dimasukkan air ke daun-daunan. Kompos akan terjadi setelah 45-60 hari dalam drum. Pupuk kompos yang sudah matang warnanya gelap dan seperti tanah, coklat kehitam-hitaman. Kompos ini bisa langsung dipakai untuk memupuk. Pupuk kompos lebih baik untuk tanah dibandingkan pupuk kimia. Karena pupuk kimia seperti urea/NPK membuat tanah menjadi keras, asam dan mengurangi populasi cacing tanah sebagai penyubur tanah.

Download file

 

Bahasa Lainnya

English Arabic Indonesian

Fasilitas

Login



Siswa Online

Statistik

Anggota : 108
Konten : 43
Jumlah Kunjungan Konten : 100025
You are here: Home Berita dan Cerita Resume Sain Terapan SMP